PASAMAN BARAT [SUMBAR] iNews77.id Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) memberikan dukungan terhadap pembangunan Masjid Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Yamani Assyarif Putri Lubuak Gadang Kapa di Jorong Malasiro, Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo. Dukungan tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan sebesar Rp50 juta oleh Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Wakil Bupati M. Ihpan pada acara Baralek Batagak Kudo-Kudo, pada Senin (10/8/2026)
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Pasbar Dirwansyah, Pimpinan Perguruan Darul Yamani Buya Dr. H. Sirril Masri, Lc., MA., Almusnid, serta sejumlah tokoh masyarakat, alim ulama dan pemangku kepentingan lainnya.
Bupati Yulianto mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan lembaga pendidikan keagamaan, khususnya Ponpes Darul Yamani yang dinilai terus berkembang dan berkontribusi dalam membentuk generasi muda berilmu, berkarakter serta memiliki moral dan akhlak.
“Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pondok pesantren yang ada di Pasbar, khususnya Darul Yamani. Kami yakin para tokoh, alim ulama, para Buya dan keluarga besar pondok pesantren terus memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah,” ujar Yulianto.
Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain memberikan pendidikan agama dan umum, pesantren juga menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda agar memiliki landasan moral dan akhlak yang kuat.
Yulianto menyebutkan, saat ini Ponpes Darul Yamani telah memiliki lebih dari 400 santri. Ia berharap perkembangan tersebut diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan sehingga para santri dapat menjadi generasi penerus kepemimpinan, baik di Pasaman Barat maupun di tingkat nasional.
“Harapan kita, generasi yang lahir dari pondok pesantren ini menjadi pemimpin penerus bangsa yang memiliki dasar moral dan agama. Ilmu harus dibarengi dengan moral dan akhlak agar nantinya mampu menjadi pemimpin yang amanah,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan masjid di lingkungan pesantren tidak hanya berkaitan dengan pembangunan sarana ibadah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menunjang kegiatan pendidikan, pembinaan keagamaan dan aktivitas para santri.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Yulianto juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) di Pasaman Barat. Ia menegaskan, Pilwana merupakan bagian dari kepentingan masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan di tingkat nagari.
“Kami mengajak dan mengimbau kita semua untuk mendukung Pilwana. Ini bukan persoalan politik, tetapi kepentingan masyarakat. Pelayanan oleh penjabat selama ini belum maksimal, sehingga kita berharap Pilwana dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Perguruan Darul Yamani Buya Dr. H. Sirril Masri menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan pesantren tersebut.
Ia menjelaskan, Perguruan Darul Yamani berdiri pada 2009 di Pisang Uban, Kenagarian Sasak. Hingga 2026, lembaga pendidikan tersebut telah berusia 17 tahun dan terus mengalami perkembangan, termasuk dalam jumlah santri dan peningkatan kualitas pendidikan.
Menurutnya, Darul Yamani juga secara rutin mendorong para lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, di antaranya Turki, Yaman dan Mesir. Seiring bertambahnya jumlah santri laki-laki dan perempuan, pihaknya ke depan berencana memisahkan fasilitas pendidikan dan asrama berdasarkan jenis kelamin.
“Alhamdulillah, perguruan ini sudah berkembang dan lumayan maju. Setiap tahun kami mengirimkan anak-anak untuk melanjutkan kuliah ke Turki, Yaman dan Mesir,” ungkapnya.
Buya Sirril berharap dukungan pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, alim ulama dan seluruh pihak terus berlanjut dalam pengembangan Ponpes Darul Yamani. Ia menilai pembangunan Masjid Ponpes Darul Yamani Putri bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari upaya memperkuat pendidikan dan pembinaan keagamaan generasi muda.
Ia mengajak seluruh pihak bergotong royong mendukung pembangunan masjid tersebut agar dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas ibadah, pendidikan dan pembinaan para santri. (Buyuang Roni)


