ALAHAN MATI PASAMAN iNews77.id Hujan deras yang mengguyur wilayah Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat, pada Selasa (14/4/2026) sore, menyebabkan luapan sungai yang berujung pada musibah. Dua warga dilaporkan hanyut terseret arus deras setelah mobil yang mereka tumpangi terjebak banjir di jembatan Nagari Alahan Mati.

Korban diketahui bernama Dewi Hayati (50) dan Meji Ardi (37), warga Plasma 4 Blok M, Simpang Empat, Pasaman Barat. Saat berusaha keluar dari kendaraan yang terjebak, keduanya terseret derasnya arus sungai dan hingga kini belum ditemukan.

Informasi awal diterima oleh Kantor SAR Kelas A Padang dari Wali Nagari Alahan Mati, Rivo Niswar, pada pukul 19.03 WIB. Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan enam personel, membawa perlengkapan lengkap mulai dari rescue car, LCR dengan motor tempel, perahu rafting, hingga peralatan medis dan evakuasi.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman, Novi Yurandi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa tim langsung diturunkan untuk melakukan pencarian. “Ketika cuaca dan arus sungai sudah memungkinkan untuk melakukan pencarian, tim kita akan segera melakukan pencarian,” ujarnya.

Novi menambahkan, kondisi air di lokasi saat ini sudah mulai berangsur surut, sehingga diharapkan dapat mempercepat proses pencarian. Meski demikian, tim tetap berhati-hati karena faktor cuaca dan arus sungai masih menjadi tantangan besar di lapangan.

Ia juga menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. “Kami mengimbau kepada warga, jika memang tidak ada kepentingan yang mendesak, agar menunda aktivitas di luar rumah demi keselamatan bersama,” katanya.

Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Batang Air Tangkulan. Tim SAR bekerja sama dengan BPBD, aparat nagari, dan masyarakat setempat untuk memperluas area pencarian. Hingga malam hari, upaya pencarian masih terus dilakukan dengan penuh kewaspadaan.

RONIPASBAR RONI :PERWAKILAN
MEDIA iNews77.id SUMBAR.