PASAMAN BARAT SUMBAR iMews77.id
Akses jalan yang terputus akibat longsor dan banjir bandang sejak akhir November 2025 membuat penyaluran bantuan di Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, menghadapi tantangan besar. Beberapa jorong seperti Bateh Somuaik, Tombang Mudaik, dan sekitarnya belum bisa dijangkau menggunakan kendaraan, sehingga pemerintah mengandalkan distribusi logistik melalui jalur udara menggunakan helikopter serta bantuan darat dengan mobil offroad dan kerja tim gabungan.

Di Nagari Sinuruik, masyarakat terdampak bencana sebanyak 935 Kepala Keluarga (KK). Penyaluran bantuan untuk warga dilakukan melalui perangkat jorong dan relawan setempat, disamping pengantaran langsung ke rumah warga. Beberapa warga juga mengambil bantuan langsung ke Posko Bencana di Kantor Wali Nagari Sinuruik.

Bantuan yang disalurkan hari ini, Rabu (24/12/2025), dari Posko Bencana untuk masing-masing KK berupa 20 kg beras, 4 liter minyak goreng, serta makanan siap saji. Selain penyaluran dari Posko Bencana, distribusi bantuan juga dilakukan menggunakan helikopter dari Lanud Sutan Sjahrir yang diterbangkan menuju Lapangan Puncak Galanggang, Jorong Benteng, Nagari Sinuruik.

Turut mengantarkan bantuan logistik dari Posko Bencana Sumatera Barat, Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kolonel Pnb Wahyu Bintoro, S.E., M.M., M.Han., di mana bantuan yang disalurkan di antaranya beras, air mineral, minyak goreng, sarden, dan makanan siap saji lainnya, namun karena terkendala cuaca hujan deras, pengiriman baru dapat dilaksanakan dua kali penerbangan dengan total lebih dari 2,5 ton logistik bantuan.

Wali Nagari Sinuruik Frianton menyampaikan rasa syukur dan terharu atas semua bantuan serta dukungan semua pihak.

“Alhamdulillah, bantuan logistik melalui helikopter dari Lanud Padang ini sangat membantu warga yang akses daratnya terputus. Atas nama seluruh masyarakat Nagari Sinuruik, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli, khususnya hari ini, TNI terus menunjukkan kepedulian dengan membantu distribusi logistik. Kami pastikan distribusi merata ke setiap jorong melalui relawan dan perangkat nagari,” ujar Frianton.

Penyaluran bantuan melalui udara  ke wilayah Talamau menjadi solusi utama di tengah isolasi akibat longsor dan cuaca ekstrem.

Penyaluran bantuan logistik udara ke Nagari Sinuruik ini menjadi bukti bahwa meski akses darat terputus, solidaritas dan kerja sama lintas pihak tetap menjadi kekuatan utama dalam pemulihan pascabencana.

Masyarakat Nagari Sinuruik tetap diimbau waspada terhadap potensi longsor susulan akibat cuaca yang masih tidak menentu, sementara pemerintah terus berupaya membuka akses permanen agar distribusi bantuan dan mobilitas warga kembali normal.
(Ronipasbar Roni)