PASAMAN BARAT [SUMBAR] iNews77.id Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memastikan seleksi bakal calon wali nagari melalui sistem Computer Based Test (CBT) berlangsung transparan, objektif, dan bebas intervensi. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat Doddy San Ismail saat meninjau langsung pelaksanaan ujian CBT di SMK Negeri 1 Pasaman, pada Jumat (22/8/2026)
Sekda Doddy mengatakan, sistem CBT menjadi tahapan penting untuk menentukan lima peserta terbaik bakal calon wali nagari di masing-masing nagari. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh hasil terbaik berdasarkan kemampuan masing-masing.
“Ujian ini tidak ada satu pun permainan. Semuanya fair. Kami bisa menyaksikan setiap jawaban yang Bapak dan Ibu jawab. Semuanya disaksikan secara langsung,” tegas Doddy.
Ia menjelaskan, ujian dilaksanakan dengan sistem pemantauan langsung (live). Setiap peserta diberikan waktu sekitar 90 menit untuk menyelesaikan 100 soal. Peserta diminta memanfaatkan waktu secara efektif, berkonsentrasi, serta menjawab berdasarkan pengetahuan dan kemampuan sendiri.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan sesi pertama untuk Bapak dan Ibu yang nantinya akan mengikuti proses seleksi untuk menentukan lima besar sebagai calon wali nagari di nagari masing-masing,” ujar Doddy saat memberikan arahan.
Untuk menjaga objektivitas, panitia menyiapkan sekitar 1.000 variasi soal yang digunakan dalam beberapa sesi. Materi soal dibuat berbeda pada setiap sesi sehingga peserta tidak mudah mengetahui keseluruhan soal yang diujikan.
Ia meminta peserta tidak terpengaruh informasi dari luar yang dapat mengganggu konsentrasi. Ia mengajak seluruh peserta mengikuti ujian dengan serius, jujur, dan bertanggung jawab serta menerima hasil sebagai bagian dari proses seleksi.
“Bapak dan Ibu tetap kita berdoa, serius dalam menjawab. Mudah-mudahan semuanya dilancarkan oleh Allah Swt.,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Pasaman Barat Syaikhul Putra mengatakan seleksi CBT tersebut diikuti 147 peserta dari 22 nagari.
Menurutnya, ujian dilaksanakan dalam lima sesi selama dua hari sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia. Pengaturan sesi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib dan penggunaan fasilitas komputer berlangsung optimal.
“Hasil CBT akan menjadi salah satu tahapan penting dalam menentukan peserta yang masuk lima besar untuk mengikuti proses pencalonan wali nagari di wilayah masing-masing,” ujar Syaikhul. (Buyuayng Roni)


