MAROS, iNews77.id— Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Damkar, TNI, Polri, dan Realawan terus mengintensifkan pencarian korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Memasuki hari ketiga operasi, area pencarian diperluas hingga ke dasar jurang dengan menempuh medan ekstrem yang jarang dilalui manusia.

Perluasan pencarian dilakukan sebagai upaya maksimal tim SAR gabungan untuk memastikan tidak ada korban maupun serpihan pesawat yang terlewat. Kontur lokasi kejadian yang sangat terjal di bagian atas serta lebih landai di bagian bawah jurang menjadi pertimbangan utama dilakukannya penyisiran hingga ke dasar jurang.

Dalam operasi ini, Basarnas dan BPBD fokus pada pencarian dan evakuasi teknis di medan ekstrem, sementara unsur TNI dan Polri berperan dalam pengamanan jalur, pendampingan personel, serta memastikan keselamatan seluruh tim selama operasi berlangsung.

Sejumlah personel gabungan dilaporkan masih bertahan di sekitar titik ditemukannya korban sebelumnya untuk mengamankan lokasi dan menunggu proses evakuasi lanjutan. Jalur evakuasi yang digunakan merupakan akses yang selama ini hanya dilalui oleh masyarakat setempat, sehingga keterlibatan warga sebagai penunjuk jalan turut membantu kelancaran operasi.

Sebelumnya, tim SAR gabungan sempat mencoba melakukan evakuasi melalui jalur atas. Namun upaya tersebut terkendala cuaca ekstrem yang melanda kawasan Pegunungan Bulusaraung, sehingga opsi jalur bawah dipilih dengan pertimbangan keselamatan personel dan efektivitas evakuasi.

Hingga hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan baru menemukan satu korban dan belum ada laporan penambahan korban lainnya. Meski demikian, pencarian terus dilanjutkan dengan mengerahkan empat tim tambahan yang bergerak dari arah selatan melalui wilayah Maros menuju area dasar jurang.

Seluruh personel yang diterjunkan dibekali perlengkapan khusus, mulai dari peralatan mountaineering, perlengkapan penyelamatan modern, hingga logistik pendukung. Operasi ini juga melibatkan personel terlatih dan berpengalaman dari masing-masing instansi.

Tim SAR gabungan menegaskan bahwa proses pencarian dan evakuasi akan terus dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan keselamatan personel, hingga seluruh korban berhasil ditemukan.