INHU (RIAU) INEWS77.ID – Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berlangsung khidmat di Lapangan Pondok Pesantren Nurul Hikmah Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat, Rabu (22/10/2025).
Upacara yang di pimpin oleh Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Joni Maryanto. S. Pi. M. Si dan di hadiri oleh Ketua DPRD Kab. Inhu, Sabtu Pradansyah Sinurat, unsur forkopimcam, para ulama serta undangan terkait lainnya tersebut Mengusung tema nasional “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia,”.
Dalam amanat Bupati yang dibacakan, ia mengucapkan selamat Hari Santri Nasional 2025 dan menegaskan bahwa peringatan ini adalah momentum bersejarah untuk mengenang peran besar santri dan ulama dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Perjuangan Santri Bergeser dari Bambu Runcing ke Ilmu dan Teknologi
Selanjutnya, beliau juga menyoroti makna tema peringatan tahun ini. “Tema ‘Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia’ mengandung makna yang sangat mendalam, bahwa santri tidak hanya hadir sebagai penerus perjuangan masa lalu, tetapi juga memiliki tugas aktif mengawal peradaban,” ujarnya.
Disampaikan pula, sejarah mencatat Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang digelorakan oleh para ulama dan santri serta menekankan pentingnya santri untuk terus berpadu dalam ilmu, iman, dan akhlak.
Staf Ahli Bupati turut menyampaikan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Inhu dalam mendukung pembangunan keagamaan dan kesejahteraan para tokoh agama.
“Sebagai wujud kepedulian dan sejalan dengan misi besar pondok pesantren, Insya Allah pada tahun 2026 Pemerintah Daerah telah menganggarkan 15 Miliar Rupiah untuk pembangunan Islamic Center di Indragiri Hulu,” ungkapnya.
Selain itu, sebagai bentuk perhatian sosial keagamaan, Pemkab Inhu akan memberangkatkan 100 orang Imam Masjid, Petugas Penggali Kubur, dan Petugas Jenazah yang memenuhi kriteria untuk melaksanakan ibadah Umroh secara gratis.
Ia berpesan kepada seluruh santri agar tidak pernah merasa kecil hanya karena belajar di pondok, karena dari pesantrenlah lahir tokoh-tokoh besar bangsa.
Sebelum menutup sambutannya ia mengajak seluruh santri untuk menggunakan waktu belajar dengan sebaik-baiknya, menguasai ilmu agama dan ilmu dunia, serta menjadi generasi yang mampu menebarkan kedamaian, membawa manfaat, dan menjadi pelita bagi masyarakat.
Upacara diakhiri dengan harapan agar semangat juang para santri senantiasa hidup, menjadi sumber kekuatan dalam membangun daerah yang religius, berakhlak, dan maju.
Giat tersebut ditutup dengan beberapa kegiatan diantaranya penyerahan lomba Hadroh antar Pondok Pesantren se Kabupaten Indragiri Hulu serta beberapa penampilan tari serta pencak silat dari para santri.***


