Pasaman Barat SUMBAR iNews77.id
Tim gabungan Basarnas Pasaman, Sumatera Barat, menemukan Farhan (14), yang terseret ombak di Pantai Sasak, dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa, 30 September 2025, sekitar pukul 10.05 WIB. Korban ditemukan mengapung sekitar 200 meter dari lokasi awal ia bermain bersama teman- temannya.
Kronologis Kejadian Kejadian bermula pada Senin sore, 29 September 2025, sekitar pukul 16.30 WIB, saat Farhan mandi di pantai bersama temannya, Nugi (12).
Farhan terseret ombak sementara Nugi berhasil selamat. Pencarian dilakukan oleh masyarakat dan Pos SAR hingga pukul 18.00 WIB namun belum membuahkan hasil. Pencarian dilanjutkan pagi ini pukul 07.30 WIB oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Polsek Pasaman, kelompok siaga bencana, local hero, dan masyarakat, dengan dukungan beragam peralatan seperti rescue car, perahu karet, alat komunikasi, dan drone.
Koordinator Pos SAR Pasaman, Novi Yurandi, mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di pantai atau sungai, terutama di tengah cuaca ekstrem saat ini.
Ia juga mengingatkan orang tua untuk terus mengawasi anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang.
Tim gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD, Polsek Pasaman, kelompok siaga bencana, local hero, dan masyarakat menggunakan berbagai peralatan seperti: Rescue car LCR + Mopel (perahu karet dan boat motor) Peralatan air dan medis Alat komunikasi, Drone
Pj Wali Nagari Sasak Ranah Pasisie, Dendi Hardiman juga menghimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat berlibur atau berenang di tepi pantai dan sungai, terutama saat cuaca ekstrem. Orang tua diminta untuk selalu mengawasi anak-anak saat bermain di sekitar perairan. Korban kini sedang dalam proses evakuasi ke rumah duka di Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia.
Saat ini, Farhan sudah dievakuasi ke rumah duka di Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia. Semoga keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.(By Roni)


