PASAMAN BARAT [SUMBAR] iNews77.ID Pengurus bersama Bundo Kanduang Ikatan Keluarga Tanah Datar dan Sekitarnya (IKTDS) Kabupaten Pasaman Barat periode 2026–2030 resmi dikukuhkan oleh Ketua Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Sumatera Barat, Fadly Amran, di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Sabtu (7/11/2026)
Pengukuhan tersebut disaksikan Bupati Pasaman Barat yang diwakili Asisten II, Afrizal, serta dihadiri Staf Ahli Bupati Tanah Datar Novi Hendra, pengurus IKTD Sumatera Barat, Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat, dan keluarga besar IKTDS Pasaman Barat.
“Dalam sambutannya, Afrizal menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan sekaligus mengapresiasi peran IKTDS dalam menjaga persatuan dan mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat perantau asal Tanah Datar di Pasaman Barat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh keluarga besar IKTDS yang selama ini telah menjaga eksistensi organisasi dengan baik,” ujar Afrizal.
Ia menjelaskan, IKTDS Pasaman Barat telah berdiri sejak 1980-an dan memiliki sejarah panjang dalam menghimpun serta mempersatukan masyarakat asal Tanah Datar dan sekitarnya. Saat ini, jumlah anggotanya tercatat sekitar 1.250 orang.
Menurutnya, jumlah tersebut merupakan potensi besar yang dapat berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus memperkuat kehidupan sosial kemasyarakatan.
Afrizal mengingatkan agar seluruh keluarga besar IKTDS senantiasa menjaga keharmonisan dengan masyarakat dari berbagai suku dan latar belakang budaya di Pasaman Barat.
“Jadilah perantau yang mampu beradaptasi dan menghormati adat setempat. Sebagaimana pepatah, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita harus menghormati nilai dan budaya setempat tanpa melupakan jati diri budaya asal,” tegasnya.
Ia juga memberikan perhatian khusus kepada Bundo Kanduang IKTDS agar berperan aktif dalam memperkuat ketahanan keluarga, melindungi perempuan dan anak, serta mempersiapkan generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Kepada pengurus yang baru, Afrizal berharap organisasi dapat memperkuat tiga bidang utama, yakni gotong royong dan kegiatan sosial kemasyarakatan, perhatian terhadap pendidikan dan pembinaan generasi muda, serta pelestarian adat, seni, tradisi, dan nilai-nilai luhur Minangkabau.
Sementara itu, Ketua IKTD Sumatera Barat, Fadly Amran, menyampaikan kebahagiaannya dapat hadir dan mengukuhkan kepengurusan IKTDS Pasaman Barat. Ia mengapresiasi kiprah organisasi yang telah lama berkontribusi dalam membangun kebersamaan masyarakat perantau.
“Gerakan kekeluargaan inilah yang harus kita dorong bersama. Dengan silaturahmi rutin setiap bulan, akan lahir ide dan gagasan untuk meningkatkan kesejahteraan anak-kemenakan IKTDS di Pasaman Barat sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ungkapnya.
Fadly menjelaskan, IKTD Sumatera Barat juga telah menyusun sejumlah agenda bersama yang mencakup penguatan ketahanan kebencanaan, pendidikan, hingga gerakan kembali ke surau sebagai upaya mengamalkan falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah.
Pada kesempatan itu, ia turut mengundang keluarga besar IKTDS Pasaman Barat untuk menghadiri Gempita Festival Kuliner Tanah Datar yang dijadwalkan berlangsung pada 15 November 2026 di Kota Padang. Kegiatan tersebut akan dimeriahkan dengan jalan santai, lomba bakiak, silek, serta pagelaran seni budaya dan permainan anak nahari lainnya.
Ketua IKTDS Pasaman Barat, Guseri Warman, menjelaskan bahwa organisasi tersebut memiliki kekhasan dibandingkan IKTD di daerah lain. Keanggotaannya tidak hanya mencakup masyarakat perantau asal Tanah Datar, tetapi juga Padang Panjang dan daerah sekitarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Edison Zelmi, menyampaikan bahwa pengukuhan tersebut merupakan tindak lanjut hasil musyawarah IKTDS yang dilaksanakan di Hotel Guci pada 18 April 2026. Musyawarah tersebut telah menetapkan susunan pengurus IKTDS dan Bundo Kanduang untuk masa bakti 2026–2030.
Ia berharap pengukuhan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi seluruh perantau asal Tanah Datar dan sekitarnya, khususnya yang berdomisili di Kabupaten Pasaman Barat, sekaligus memperkuat kontribusi organisasi bagi pembangunan daerah.(Buyuang Roni)


