TELUKKUANTAN–inews77.id -Pacu jalur tradisional di Tepian Narosa Telukkuantan, 20-24 Agustus 2025 yang disaksikan ratusan ribu orang setiap hari juga meninggalkan sampah yang ditinggalkan.

Kondisi ini membuat pasukan kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing harus berjibaku membersihkan sampah-sampah yang berserakan di kawasan Taman Jalur, Tepian Narosa dan ruas-ruas jalan di Kota Teluk kuantan.

Tidak hanya di pagi hari, tetapi juga dari malam sampai subuh hari. Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing, Deflides Gusni, pada malam hari petugas kebersihan dikerahkan mulai pukul 24.00 WIB sampai subuh dengan kekuatan 70 petugas kebersihan, enam unit dump truk sampah, tujuh unit Kaisar dan satu unit pikap.

Kenapa tengah malam diangkat, dijelaskan Deflides Gusni, karena pada tengah malam itu armada sampah bisa lebih leluasa untuk mengambil sampah. Sebab, pada siang hari armada sampah terhalang oleh ramainya pengunjung pacu jalur.

“Jadi malam hari sudah kami kerahkan personel,” ujarnya, Sabtu (23/8/2025)

Sementara pagi sampai dengan siang hari, 201 orang petugas kebersihan dan tiga unit mobil dump truck. Khusus untuk Desa Seberang Taluk, DLH sudah meminta pada kadesnya untuk menggerakkan warga melaksanakan gotong royong pembersihan sampah. Di mana tenaga kebersihan DLH fokus pembersihan sampah di ibu kota Telukkuantan.

“Kami juga menyediakan trusback (kantong sampah) untuk warung/lapak/kajang jalur. Bagi bapak atau ibu yang membutuhkan, silakan diambil di Posko Pacu Jalur Minim Sampah DLH yang berada di Taman Tugu Air Mancur Taman Jalur,” ujarnya, tutupnya (Shinn).