Pasaman Barat SUMBAR iNews77.id Komunitas Read Aulod melakuan dalam Program literasi kegiatan Baca Buku “Standing applause! sepertinya sangat patut untuk dibudayakan. kepada para para Anak- anak agar antusiasnya dan mereka semakin meningkat minat. cinta buku,”
“Ujar,”Rukiyah, Kepala SD negeri 05 Pasaman,”saat memberikan tanggapan terhadap kegiatan membacakan nyaring perdana yang dilaksanakan oleh Komunitas Read Aloud Pasbar.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (4/10//2025) dan dipimpin oleh Bunda Fera Susanti, selaku Ketua Komunitas Read Aloud Pasbar, bersama beberapa anggota tim yang baru namun dengan rasa kebersamaan semangat. Antusiasnya para Komunitas Read Aloud Pasbar yang telah resmi didirikan pada 20 September 2025, Ujar Fera kepada media iNews77
Ia,juga mengatakan dengan sejumlah anggota yang berkomitmen untuk menggaungkan dalam program gerakan membacakan nyaring di Kabupaten Pasaman Barat. sangat Pembentukan komunitas ini tidak terlepas yaitu dari semangat para peserta dan bimbingan Komunitas Sumbar Membacakan Nyaring. Ulasnya
“Hal,”Itu Fera mengatakan Saat kegiatan yang sedang digelar seluruh anggota Read Aloud yang berjumlah sekitar 31 orang, terdiri dari guru, pegawai pemerintahan, dan ibu rumah tangga yang memiliki semangat yang tinggi untuk mengkampanyekan membaca
nyaring ke seluruh lapisan masyarakat. “Dengan bekal semangat dan tujuan mulia, kegiatan perdana ini disambut dengan sangat gembira oleh SDN 05 Pasaman. Tim Read Aloud Pasbar yang hadir pada hari ini adalah di
antara lain Bunda Fera, Buk Ayu, Bunda Aye, Kak Astika, Dzah Wilda, Kak Ice, Buk Aminah, dan Bunda Suria.tersbut dan Tak ketinggalan Pak Rakiman yang dengan sigap mengabadikan setiap momen kegiatan. Dukungan dari seluruh anggota komunitas dan hadiah-hadiah kecil untuk kepada para
anak-anak membuat acara ini agar berjalan lancar dan penuh keceriaan.
Membacakan nyaring (read aloud) memiliki banyak manfaat, di antaranya meningkatkan kemampuan berbahasa anak, memperkaya kosakata, serta untuk mempererat hubungan emosional antara pembaca dan pendengar,
serta menumbuhkan minat baca sejak dini. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi bookish play, yaitu bermain terinspirasi dari buku yang dibacakan. Misalnya, setelah membaca buku tentang serangga, anak-anak diajak bermain clay untuk membuat serangga terangnya
sesuai imajinasi mereka. Ada juga buku tentang sayur-sayuran dan buah-buahan yang kemudian diwujudkan anak-anak dalam bentuk karya kreatif. Kegiatan semakin meriah dengan dongeng interaktif yang dibawakan oleh Dzah Wilda dan Bunayya, diselingi permainan seru dan hadiah menarik yang membuat anak-anak semakin antusiasnya.
“Dalam kesempatan ini, sebagian besar anggota Read Aloud Pasbar yang juga pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) memanfaatkan bahan bacaan dari program Bantuan 1000 Buku Bermutu yang dihibahkan. ole Perpusnas
RI. Buku-buku yang dibacakan dipilih sesuai dengan jenjang usia anak. Manfaat buku berjenjang ini terasa sekali, karena anak-anak terlihat begitu menikmati.“Baca buku lagi, Buk! Baca
lagi, Buk!” seru mereka dengan mata berbinar dan senyum merekah. Semoga pengalaman berharga hari ini menjadi kenangan indah bagi anak-anak dan menumbuhkan kecintaan mereka terhadap buku. Dengan kegiatan Read Aloud ini,
harapannya semakin banyak orang tua yang meluangkan waktu setidaknya 15 menit setiap hari untuk membacakan nyaring kepada anak-anak di rumah.Sediakan pojok baca kecil di rumah atau di sekolah, agar anak dapat menjangkau buku kapan saja dan di mana saja. Membacakan nyaring bukan hanya aktivitas sederhana, tetapi langkah besar
“Dalam untuk melahirkan generasi Indonesia yang gemar membaca, kritis, dan berwawasan luas. Bionarasi Suria Tresna, seorang ibu rumah tangga dari Pasaman Barat, menemukan kebahagiaan dalam dunia membaca dan menulis. Melalui kegiatan literasi, ia berupaya menebarkan agar semangat cinta buku di lingkungan nya.(Buyung Roni)


