PASAMAN BARAT SUMBAR iNews77.id Suasana Aula Kampus Institut Agama Islam (IAI) Chadijah, Nagari Lingkuang Aua, tampak berbeda pada Sabtu, 13 Desember 2025. Ratusan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pasaman Barat berkumpul, bukan sekadar untuk rapat rutin, melainkan untuk menyatukan kembali visi dalam sebuah agenda konsolidasi organisasi yang hangat.

Di tengah dinamika politik yang terus bergerak, Muhamad Zen, salah seorang peserta, merasa menemukan kembali semangat juangnya. Baginya, pertemuan hari itu bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah ‘pengisian ulang’ energi.

“Kami sebagai kader merasa mendapatkan penguatan. Terutama dalam memahami ke mana arah kapal besar ini berlayar, serta bagaimana kami bisa berkontribusi nyata bagi masyarakat Pasaman Barat,” ungkap Zen dengan antusias seusai acara.

Semangat yang dirasakan Zen adalah buah dari materi yang disampaikan Roza Agustika, SE, MM. Akademisi dari ITS Katulistiwa ini tidak berbicara tentang teori politik yang rumit, melainkan tentang koneksi antar sesama kader. Ia mengingatkan bahwa loyalitas tumbuh dari rasa saling memiliki dan saling mengingatkan.

Acara ini juga menjadi jembatan penghubung yang manis antara kader akar rumput dengan wakil mereka di parlemen. Kehadiran Nefri, SH dan Denika Saputra, SH, anggota DPRD Pasaman Barat dari PPP, menghapus sekat birokrasi partai. Mereka duduk bersama, mendengarkan, dan merumuskan langkah taktis untuk masa depan.

Musliarni, SE, MM dari DPW PPP Sumbar, menggambarkan pertemuan ini sebagai fondasi. “Ini adalah tentang memperkokoh rumah kita bersama. Agar PPP tetap berdiri tegak dan bermanfaat bagi umat,” tuturnya.

Ketika acara usai, harapan besar terpancar dari wajah para peserta. Seperti yang disampaikan Zen, mereka pulang dengan bekal pemahaman baru, siap untuk kembali turun ke masyarakat dengan loyalitas yang lebih tebal dari sebelumnya (Ronipasbar Roni)