PASAMAN BARAT SUMBAR iNews77.id Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan kegiatan distribusi bantuan Non-Food Items (NFI) kepada masyarakat terdampak bencana banjir di Jorong Baru Gunung, Nagari Seberang Kenaikan, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, pada Kamis (19/2/2026)

Kegiatan ini merupakan bentuk respon kemanusiaan PMI dalam membantu masyarakat yang terdampak, khususnya warga yang mengalami kerusakan lahan sawah dan terganggunya mata pencaharian akibat banjir.

Distribusi bantuan tersebut dilaksanakan oleh jajaran PMI Kabupaten Pasaman Barat yang dihadiri langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Pasaman Barat, Bapak H. Risnawanto, SE, didampingi oleh Sekretaris PMI, Bapak Dedy Irham, Kepala Markas, Bapak Rida Warsa, Bendahara, serta staf dan relawan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Kabupaten Pasaman Barat yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asisten I) Setda Kabupaten Pasaman Barat, Setia Bakti, S.H.

Ketua PMI Kabupaten Pasaman Barat, Bapak H. Risnawanto, SE menyampaikan bahwa aksi ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap warga.

“Distribusi bantuan Non-Food Items ini merupakan bentuk nyata respon kemanusiaan PMI Pasaman Barat untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Kami berharap bantuan logistik dan peralatan pertanian ini dapat menjadi stimulan bagi warga di Nagari Seberang Kenaikan untuk segera bangkit dan memulihkan kondisi ekonomi keluarga,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Provinsi Sumatera Barat, Bapak Hidayatul Irwan. Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Pasaman Barat, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Kabupaten Pasaman Barat, Camat Kecamatan Gunung Tuleh, Bapak Halomoan, S.Sos, serta Wali Nagari Seberang Kenaikan beserta Bamus.

Adapun bantuan yang didistribusikan meliputi 10 unit gerobak sorong, 100 unit cangkul, 50 unit skop, 100 paket dignity kit, 40 unit kelambu, 11 unit kompor gas, dan 11 unit regulator. Bantuan dignity kit diberikan kepada 100 Kepala Keluarga (KK).

Dari jumlah tersebut, 30 KK yang merupakan penerima program BLT turut menerima tambahan bantuan berupa kelambu. Selain itu, 11 KK yang tergolong kategori potensi miskin ekstrem menerima tambahan bantuan berupa kompor gas dan regulator. Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat tercatat sebanyak 241 jiwa, terdiri dari 115 laki-laki dan 126 perempuan.

Sementara itu, bantuan alat pertanian berupa gerobak sorong, cangkul, dan skop disalurkan kepada 10 kelompok tani, dengan masing-masing kelompok menerima 1 unit gerobak sorong, 10 unit cangkul, dan 5 unit skop sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan sektor pertanian pascabencana.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat serta membantu percepatan pemulihan ekonomi warga terdampak banjir dan aktivitas kembali normal.(Ronipasbar Roni)