PASAMAN BARAT, SUMBAR.iNews77 .id Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat terus mengokohkan perannya sebagai garda terdepan dalam penanganan pascabencana yang melanda wilayah ini. Memasuki fase lanjutan penanganan, relawan PMI kini mengintensifkan pendistribusian air bersih dan layanan kesehatan ke titik-titik yang masih terisolasi.
Sejak hari pertama musibah, tim PMI telah bergerak melakukan asesmen cepat dan evakuasi. Kini, fokus operasi bergeser pada pemenuhan kebutuhan dasar jangka panjang. Di tengah tantangan medan yang berat, akses jalan yang terputus, serta cuaca ekstrem, para relawan tetap berupaya menembus lokasi terdampak demi menyalurkan bantuan.
Kepala Markas PMI Kabupaten Pasaman Barat, Rida Warsa, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus mendampingi masyarakat hingga masa pemulihan tuntas. Menurutnya, selain logistik fisik, dukungan psikososial juga menjadi prioritas untuk membangkitkan kembali semangat warga.
“Kami di PMI akan selalu berupaya hadir untuk masyarakat, kapan pun dibutuhkan. Dalam situasi seperti ini, yang terpenting adalah menjaga harapan dan tetap saling menguatkan. Kami percaya, dengan kebersamaan dan kepedulian, Pasaman Barat akan mampu bangkit lebih cepat,” ujar Rida Warsa.
Ridawarsa menambahkan, pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, serta TNI-Polri. Sinergi lintas sektoral ini dinilai krusial agar distribusi bantuan berjalan merata dan tidak tumpang tindih. Asesmen lanjutan juga terus dilakukan untuk memetakan kebutuhan spesifik di masa pemulihan (recovery).
“Pasaman Barat mungkin sedang diuji, namun semangat warganya untuk tetap kuat dan bangkit tidak akan pernah padam,” pungkas Ridawarsa.
PMI Pasaman Barat juga menyerukan pentingnya solidaritas sosial di tengah masyarakat. Kehadiran relawan di lapangan diharapkan tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga pesan moral bahwa warga terdampak tidak sendirian menghadapi ujian ini.
(Ronipasbar Roni)


