Padang iNews77.id Pemerintah Daerah Pasaman Barat. tengah merancang strategi baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi potensi wakaf. Tak lagi hanya fokus pada aset fisik, Pemda Pasbar kini membidik pemberdayaan wakaf produktif dan penghimpunan wakaf uang (cash waqf).

Gagasan ini mengemuka setelah Wakil Bupati Pasbar, H. M. Ihpan, didampingi Kabag kesra, Getri Ardenis menghadiri Konferensi Wakaf Internasional di Hotel Truntum, Padang, Sabtu (15/11/2025).

“Forum ini menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat ekosistem wakaf produktif. Kita di Pasbar akan memanfaatkan sumber daya alam dan potensi wakaf yang ada untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Ihpan.

Didampingi Kabag Kesra Getri Ardenis, Wabup melihat potensi besar yang belum tergarap. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan arahan para tokoh nasional dan internasional yang hadir, termasuk Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan delegasi lembaga wakaf dari Timur Tengah yang sukses mengelola wakaf produktif.

“Ke depannya, kita akan rancang bagaimana wakaf uang bisa dihimpun, di samping juga menggali potensi wakaf indak dan sedekah,” jelasnya.

Namun, Ipan menyadari ada pekerjaan rumah yang harus dituntaskan terlebih dahulu. Saat ini, Pasbar memiliki ribuan aset wakaf (masjid, sekolah, ponpes) yang status legalitasnya perlu diperkuat.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sertifikasi sebagai fondasi utama sebelum beralih ke wakaf produktif.

“Sebagai langkah awal, saya himbau seluruh Nazir wakaf agar mengurus sertifikat aset yang ada. Ini untuk menjamin dan menyelamatkan aset umat tersebut,” tutupnya ( Ronipasbar Roni)