TELUK KUANTAN|inews77.id – Antuasiasme masyarakat untuk menyaksikan pacu jalur tradisional mencapai puncaknya pada laga final Di Tepian Narosa Minggu (24/08/2025).ribuan penonton memadati kawasan sekitar lokasi, hingga sebagian terpaksa menonton jalannya perlombaan melalui layar lebar yang dipasang dipanggung utama.
Ledakan jumlah penonton membuat banyak warga tidak kebagian tempat ditepi sungai kuantan. Meski demikian,mereka tetap bertahan dikawasan panggung utama untuk menikmati kemeriahan acara melalui siaran langsung di layar raksasa.
Tidak hanya itu,lonjakan pengunjung juga menyebabkan arus lalu lintas disekitar tepian Narosa mengalami kemacetan panjang.jalanan padat merayap, dipenuhi kendaraan dan perjalanan kaki yang ingin menyaksikan salah satu event budaya terbesar di kuantan Singingi.
Menariknya,pacu jalur tahun ini juga menyedot perhatian wisatawan mancanegara.sejumlah turis asing terlihat antusias ikut menyaksikan dari tribun penonton maupun area panggung utama.kehadiran mereka semakin menegaskan bahwa pacu jalur bukan hanya warisan budaya lokal,tetapi juga telah menjadi daya tarik wisata internasional.
Salah seorang penonton,Rina (34),mengaku tetap senang meski tidak bisa menyaksikan langsung ditepian sungai.
“Tidak apa-apa nonton dilayar lebar,yang penting tetap bisa merasakan kemeriahan pacu jalur.suasananya luar biasa ramai sekali tahun ini ,”ujarnya.
Hal senada disampaikan Andi(27), warga teluk kuantan.ia menilai kemeriahan pacu jalur tahun ini semakin terasa karena banyaknya perantau yang pulang kampung.
“Macet dimana mana,tapi itu bukti kalau pacu jalur memang jadi kebanggaan kita semua.rasanya seperti pesta besar”katanya.
Sebagai penutup rangkaian kemeriahan,malam ini panggung utama tepian Narosa juga akan di meriahkan dengan penampilan artis nasional Melly mike.konser tersebut diprediksi akan kembali menyedot ribuan penonton yang ingin menyaksikan langsung hiburan musik setelah seharian mengikuti jalannya pacu jalur final.
Pacu jalur kini tidak hanya menjadi magnet bagi masyarakat lokal maupun perantau,tetapi juga wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara.suasana meriah dan penuh semangat semakin menegaskan bahwa pacu jalur bukan sekedar perlombaan, melainkan pesta rakyat sekaligus antraksi budaya yang mendunia tutupnya(Shinn).


