PASAMAN BARAT [SUMBAR] iNews77.id Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pasaman Barat secara resmi mengumumkan 45 nama putra-putri terbaik yang lulus seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten tahun 2026, Selasa (7/7/2026). Selain formasi kabupaten, dua pelajar asal Pasaman Barat sukses menjadi Paskibraka tingkat Provinsi Sumatera Barat.Kepala Badan Kesbangpol Pasaman Barat, Yosmar Difia, SE, MM, merinci bahwa dua pelajar yang berhasil menjadi Paskibraka tingkat provinsi adalah Ade Kurniawan dari SMA Negeri 1 Lembah Malintang (putra) dan Clawdia Sarma dari MAN 5 Pasaman (putri). Keberhasilan ini menjadi catatan prestasi tersendiri bagi daerah dalam pembinaan generasi muda.

“Yosmar memberikan apresiasi kepada putra-putri terbaik yang lulus Ia menegaskan bahwa proses seleksi Paskibraka merupakan wadah strategis dalam pembentukan karakter, mental, dan jiwa kepemimpinan pelajar.

“Selamat kepada seluruh putra-putri terbaik yang telah terpilih. Kami berpesan agar terus menjaga integritas, kesehatan, dan fokus. Kalian adalah putra-putri terbaik bangsa yang mengemban amanah besar untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan semangat, kedisiplinan, dan jiwa nasionalisme yang tinggi,” ujar Yosmar.

Menyoroti keberhasilan dua pelajar asal Pasaman Barat di level provinsi, Yosmar menyampaikan kebanggaan mendalam.

“Prestasi ini tentu sangat membanggakan. Ini adalah bukti nyata bahwa kualitas putra-putri daerah kita mampu bersaing dan memiliki kompetensi yang unggul hingga ke tingkat provinsi,” tutur Yosmar.

Prestasi ini juga disambut rasa syukur oleh peserta yang lolos ke tingkat provinsi. Clawdia Sarma mengungkapkan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Pasaman Barat dan Badan Kesbangpol atas pembinaan luar biasa selama proses seleksi. Kebanggaan tersendiri bagi kami dapat membawa nama harum Pasaman Barat di tingkat provinsi,” ungkap Clawdia.

Sebagai langkah persiapan, seluruh anggota Paskibraka terpilih akan menjalani masa pemusatan latihan intensif. Karantina tersebut dijadwalkan dimulai pada 9 Agustus 2026, di mana para peserta akan dimatangkan dalam kedisiplinan, baris-berbaris serta penguatan karakter untuk menyukseskan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI mendatang.

(Buyuang Roni)